May seharusnya posting ini dari kemerin-kemarin, but kelelahan dan sibuk dengan Idul Adha ๐บ
Buat semua saudara muslim May, gimana lebaran qurban-nya? Qurban perasaan atau hewan tahun ini? ๐
Semoga segera diberi sempat dan nikmat harta, biar punya ๐ฎ๐๐๐๐
Sesuai judulnya, May bakal berceloteh ria mengenai PKL. Sayangnya gak sama dek Ria (Hai adek ๐). Sebelumnya, harus kenal dulu apa sih kepanjangan dari PKL. PKL atau Praktik Kerja Lapangan atau simple-nya jalan-jalan. Iya, Jalan-jalan kalau di kampus May, meski balik lagi ke masing-masing individu buat ambil hikmahnya.
PKL sendiri biasa menghabiskan kurun waktu 5 s.d 14 hari (2 pekan) dengan tujuan dan destinasi Perguruan tinggi lokasi setempat dan wisata pastinya. Bisa aja ke luar kota je atau bahkan ke luar negeri, kayak program studi May. Rata-rata yang ke luar negeri adalah yang memang berhubungan dan butuh akan ilmunya. Ilmu bahasa negara tersebut, pendidikan anak, hubungan atau sosial masyarakat, etc.
Nah, terus kenapa tipsnya biar gak riweh alias ribet sama si PKL?
Sebab, PKL itu....
1. Waktu singkat
Iya, PKL dengan minimal 3 lokasi (kota/negara) dalam sekali pergi dengan waktu yang minim (terlebih kalau negara, waktu pergi bisa jadi 5 s.d 7 hari aja) kebayangkan?
2. Lokasi pindah dengan cepat
Melanjutkan dari yang di atas, 3 lokasi ini hanya akan kita rasakan menetap selama kurun waktu 1 s.d 2 hari je dan pindah begitu seterusnya. Perlu kalian tahu (tapi gak tempe) 1 s.d 2 hari itu gak full, akan dibahas di bawah. Next....
3. Banyak di jalan
Bukan banyak lagi, bahkan kalian akan merasa menyatu dengan jalan dan lift hotel. Check-in dan check out dalam waktu singkat dan taraaaa...di jalan antara satu tempat ke tempat lain biasa menghabiskan berjam-jam. Orang yang mual perjalanan? Hemm
....you must relax Sahabat๐
4. Rame
Yups... Ini yang akan jadi kenangan banget kalian satu angkatan pergi jalan-jalan barengan dan tentu kalian gak akan tau kapan lakuin hal itu lagi. Biasanya yang suka mual gak akan berasa hal itu karena kegaduhan yang terjadi. (Jadi kangen temen kelas) ๐
Gimana? Udah kegambar PKL di pikiran kalian sahabat?
Ribetnya kegambar juga gak?
Waktu singkat buat kalian akan sangat-sangat anti yang namanya cari-cari barang ke sana ke sini. Oleh karena itu, kalian harus mengorganisir atau mengatur letak barang bawaan kalian. Hal ini bisa dilakuin dengan pembagian bawaan, pakain, hari pertama pake apa, ke-dua, ke-tiga, dan seterusnya. Ditumpuk je semuanya barengan (biar gak jomblo). Dari mulai yang terdalam sampaiiiiiiiiiii dengan terluar ๐
nyambungkan ya?
Cepat berpindah mengharuskan kalian gak bisa bawa banyak barang. Memangnya kalian mau pas di jalan sibuk ceklis daftar hadir barang? Gaklah. Waktu kalian bareng temen-temen dan merasakan lokasi yang gak pernah kalian kunjungin itu amat sangat berharga. Catet. Makanya, harus banget susun barang rapi-rapi. Baju kotor harus ada wadah khususnya. Buat cewek, skincare dan sebagainya taruh terpisah. HP, uang, barang berharga dan barang-barang kecil masukin ke tas yang dibawa terus, karena kita juga gak tau kapan bisa hilang barang-barang itu. Lipat dengan digulung aja baju-baju, selain menghemat tempat kondisi pakaian juga gak terlalu berantakan semisal di hotel atau temen kalian gak ada setrika.
Next! Jangan aneh-aneh di tempat orang, terlebih luar negeri yang pasti budayanya beda dengan negara sendiri. May saranin minimalisasi keluar atau jalan-jalan sendiri, harus bareng temen dan usahain gak terlalu malem. Pas PKL selalu ada me time buat kita jalan sendiri bareng temen ketika udah check-in hotel. Hal itu biasanya malem waktunya, jadi harus pinter-pinternya kita buat stay safe selama di sana. Dan perlu banget diingat buat semua sahabat yang baca berperilakulah sesuai norma yang baik. Kalau gak tau NANYA๐
Ole-ole bakalan jadi kepusingan tersendiri. Beli makanan khas yang gak ada di tempat asal kita, dan barang kecil/-kecil yang menandakan lokasi tujuan kita. Hal yang diinget adalah perlu sangat untuk gak khilaf makanan, karena bakalan berasa banget gak ada yang kesisa. Puing-puing PKL, padahal uang habis banyak.
Hal paling harus diinget apa sih May? Ibadah. Beneran deh, May saranin tanya sama pemandu wisatanya, di waktu selanjutnya (terutama muslim yang sholat 5 waktu) akan berhenti untuk sholat apa gak. Kalau gak, qashar-kan sholat kalian sahabat. Hal yang harus jadi motivasi kalian buat sholat tetap lengkap adalah kalian menyatu dengan jalan, waktu selanjutnya belum tentu kalian temuin. Meskipun ajal gak kenal tempat sebenernya.
⬇⬇⬇
Terburu-buru itu gak baik, pun terlalu meringankan suatu hal juga sama gak baiknya. Pikirkan dan luangkan waktu sebagaimana mestinya mempersiapkan dan jangan panik dan berlebihan. Setiap hal punya porsi masing-masing sahabat ๐ค
Selamat PKL setelah pandemi berakhir๐ป
Musi Banyuasin, 4 Agustus 2020
My May ❤
Tidak ada komentar:
Posting Komentar